Senin, 16 Maret 2009
SPIRAL MODEL
• Spiral model adalah model prototypiing dimasa pada setiap proses prototypingnya melakukan proses software development yang mengacu pada model waterfall.
• Setiap loop pada spiral merepresentasikan tahap dari software process dan setiap loop merepresentasikan sebuah prototype.
• Dimensi spiral adalah biaya kumulatif yang diperlukan untuk menyelesaikan siklus proyek. Sehingga semakin banyak siklus semakin besar pula biayanya.
• Sebuah bagian spiral menunjukkan proses yang dilakukan pada sebuah siklus.
AKTIVITAS KUADRAN I
AKTIVITAS KUADRAN II
• Melakukan proses analisa resiko yang bertujuan untuk meminimalkan resiko dan dampak resiko.
• Mencari informasi untuk penanganan resiko:
– Prototyping
– Simulation
– Benchmarking
– reference checking
– administering user surveys
– modelling
• Memilih alternatif terbaik.
AKTIVITAS KUADRAN III
• Melakukan proses product development dari siklus tersebut berdasarkan resiko yang telah ditentukan.
• Contoh:
– Misalnya jika resiko user interface dominan, maka membuat prototype User Interface.
– Jika bagian keamanan yang bermasalah, maka menggunakan model formal dengan perhitungan matematis.
– Jika masalahnya adalah integrasi sistem model waterfall lebih cocok.
– Jika performance atau user interfaces, maka dilakukan evolutionary model
• Validasi dilakukan pada akhir proses pada periode ini
AKTIVITAS KUADRAN IV
• Inisiasi dibutuhkan pada setiap produk software.
• Terminasi dilakukan ketika jalan di tempat (give up) atau penginstalan.
• Reinitiate untuk maintenance
• Incremental growth bisa dengan mode parallel spirals
• Prototyping – more revolutions
• Transform – missing revolution(s)
• Model reuse -> thin spirals
• Meningkatkan model prototyping
• Meminimalkan spesifikasi yang rumit
• Fokus pada resiko
• Memungkinkan pengerjaan ulang jika dibutuhkan.
• Mewadahi kelebihan pada model yang lain:
– Low risk of making mistakes – waterfall
– Stable requirements – transform
– Good customer support, management control, integration, decision making – evolutionary
– Tool availability – rapid prototyping or transform
KEKURANGAN SPIRAL MODEL
• Customer communication: membangun komunikasi yang baik dengan pengguna/customer.
• Planning: mendefinisikan sesumber, batas waktu, informasi-informasi lain seputar proyek.
• Risk analysis: identifikasi resiko managemen dan teknis.
• Engineering: pembangunan contoh-contoh aplikasi, misalnya prototype.
• Construction and release : pembangunan, test, install dan support.
• Customer evaluation: mendapatkan feedback dari pengguna beradasarkan evaluasi PL pada fase engineering dan fase instalasi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
assalamualaikum.. pak untuk file gamboonya tidak bisa di download dari webnya.. saya sudah cari di situs-situs lain juga tidak ada pak.. mohon pencerahanya.. terimakasih .. 0712562 viktor
BalasHapus